Senin, 27 Juni 2016
BAGAIMANA MUSLIMAH BERWIRAUSAHA
1. WIRAUSAHA
Allah swt berfirman :Barangsiapa yang mengerjakan amal soleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan berima, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan " (An Nahl:97)
Dari Rafi' bin Khudaij, dikatakan :Wahai Rasulullah , pekerjaan apakah yang paling baik ? Rasulullah menjawab" Pekerjaan orang dengan tangannya sendiri dan jual beli yang mabrur Riwayat Ahmad dan Al Bazzar At Thabrani dari Ibnu Umar).
'Wirausaha' adalah pekerjaan yang dilakukan 'dengan tangan sendiri' termasuk dalam katagori pekerjaan yang disebut dalam hadist di atas. Dalam berwirausaha seseorang melakukan pekerjaan dengan modal sendiri, tenaga sendiri dan pemasarannya sendiri . Di samping itu wirausaha yang baik menurut Rasulullah adalah 'jual beli yang mabrur'.
2. MUSLIMAH BERWIRAUSAHA Bila kita melihat seiarah muslimah di zaman Rasulullah saw, mereka ikut serta dalam berbagai kehidupan sosial termasuk di bidang 'ekonomi'. Dari jabir , dia berkata :....... Rasulullah saw bersegera menemui istrinya Zainab yang saat itu sedang menyamak kulit " (HR Muslim). Aisyah ra berkata : ..Zainab adalah seorang wanita yang sangat terampil . Dia bisa menyamak kulit dan pintar menjahit. Dia suka bersedekah pada jalan Allah " (liR Al Hakim menurut sayarah Muslim).
Dalam Islam seorang wanita tidak diwajibkan menafkahi keluarganya, karena Allah telah jelas membagi tanggungjawab ekonomi keluarga . Namun dalam kondisi tertentu : jika si suami tidak mampu menafkahl istrinya maka a. Jika si istri kaya ia boleh menyedekahkan hartanya b. Si suami harus memberi kesempatan /izin kepada istrinya untuk berusaha , dan hasil usaha / jerih payahnya si istri yang dinafkahkan kepada keluarganya.
3 BAGAIMANA BERUSAHA ?
Untuk sukses berwirausaha ada beberapa hal yang perlu dilakukan seorang muslimah I .Mendapat izin dari walinya : suami atau orangtua 2.Tidak meninggalkan tugas utamanya: sebagai istri dan ibu Rasuluilah saw bersabda : " Jika seorang wanita meninggal dunia dan suaminya ridha kepadanya maka ia boleh masuk ke surga dari pititu manapun ia suka 3. Melakukan kegiatan yang halal , tidak bertentangan dengan aturan syar'i
4. Menepati janji dan amanah Ciri-ciri orang munafik itu ada tiga: a. j ika berkata ia dusta b. jika diberi amanah ia berkhianat c. jika berjanji , ia melanggarnya / tidak menpatinya 5. Memberi kemudahan dalam jual beli Rasulullah saw bersabda : " Allah mengasihi orang yang memberi kemudahan bila ia menjual dan membeli serta dalam menagih haknya " (HR Bukhari, At Tirmizi). 6. Tidak melakukan banyak sumpah dalam jual-beli Wahai rasulullah, apa saja yang termasuk dosa besar ? Rasulullah saw bersabda Berbuat syirik terhadap Allah la bertanya lagi : Kemudian apa ? Rasul menjawab : Sumpah ghamus (menjerumuskan ). la bertanya : Apakah yang dimaksud sumpah ghamus ? Rasulullah saw menjawab " Yang menjegal harta orang muslim, yakni dengan sumpah yang ia dustakan (HR Bukhari). 7. Mensedekahkan hartanya untuk masyarakat Nabi saw bersabda Siapa yang memberikan keluangan terhadap orang miskin dari duka dan kabut, Allah akan meluangkannya dari duka dan kabut hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan kesibukan seseorang, Allah akan memberikan kemudahan dunia dan akherat. Dan Allah selalu menolong hambanya selama hambanya menolong saudaranya ". (HR Muslim, Abu Daud, At Tirmizi).
Dalam keadaan krisis ekonomi yang sulit diharapkan berakhir dalam jangka waktu tiga - empat tahun ke depan , muslimah dituntut ikut berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi . Kondisi krisis membuktikan bahwa perusahaan-perusahaan besar , hancur dan justru 'usaha-usaha kecil ' yang bertahan terhadap fluktuasi harga dan dampak masalah perbankan. Kebijakan pemerintah saat ini pun memberi peluang pada partisipasi masyarakat , hal ini dapat digunakan para muslimah untuk ikut aktif yang akan membawa dampak: a. Meringankan kesulitan ekonomi keluarga b. Mengembangkan potensi yang dimiliki c. Meningkatkan partisipasi sosial muslimah Namun di sisi lain , jika muslimah tidak terampil menyeimbangkan aktifitasnya akan datang musibah baru : terlantarnya pendidikan anak , kerenggangan hubungan keluarga, menurunnya kesehatan , dsb. Untuk menghindari terjadinya musibah di atas maka perlu dilakukan beberapa hal yaitu: 1. Membangun komunikasi dengan suami, anak-anak dan keluarga 2. Memperbanyak do'a dan ibadah kepada Allah swt 3. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang usaha yang ditekuni 4. Meningkatkan kemampuan memasarkan barang dan jasa ( marketing). 5 . Membangun 'jaringan kerja ' dengan teman-teman seprofesi guna mendapatkan informasi dan memperluas usaha. 6. Membudayakan 'berhemat' dan menghindari berhutang. 7. Memulai kegiatan dini hari (pagi buta). Nabi saw berdoa: " Allahumma Ya Allah berkatilah umatku di pagi butanya . Wallahu'alam bishawab.
oleh: Nursanita Nasution
Minggu, 15 Mei 2016
Kamis, 05 Mei 2016
Jamu Herbal " Dua Singa"
Jamu Herbal " Dua Singa " asli tradisional Jawa
Setiap orang pasti menginginkan sehat, baik jasmani maupun rohaninya. Ini berarti sehat merupakan hal yang paling utama dibandingkan apapun. Apabaila orang sakit, apalagi sampai tidak bisa berbuat apa-apa, segala sesuatu menjadi tidak berarti.
Aktifitas dan dapat menikmati hidup hanya bisa dilakukan apabila tubuh sehat. demikian juga orang bisa bergaul dengan sesama atau keluarga apabila jasmani serta rohaninya sehat. Sakit terkadang menimbulkan penderitaan seperti suasana hati yang selalu kwatir dan pesimistis. Ini tentunya membuat hidup menjadi terganggu. Menurut telusur sejarah pengobatan, sejak jaman dulu, tumbuh tumbuhan telah dikenal sebagai sumber pengobatan yang ampuh. Mulai dari akar tumbuhan, berbagai umbi umbian, batang dan daun, kulit pohon, bunga hingga biji suatu tanaman bisa digunakan sebagai obat yang manjur. Di Indonesia, lebih dari 1000 jenis tanaman obat traditional tersebar di seluruh negeri yang disinyalir mampu menyembuhkan penyakit, baik yang ringan maupun yang berat. Berbagai jenis ramuan dalam pengobatan alternatif ini ternyata cukup ampuh dalam mencegah serta melumpuhkan berbagai virus yang mematikan di dalam tubuh, seperti penyakit hepatitis, leukimia, tumor dan sebagainya.
Di sisi lain, kita mengenal obat obatan sintetis yang dulunya juga diambil dari tetumbuhan oleh beberapa orang ahli dari Barat. Namun, sedikit demi sedikit, obat obatan sintetis yang dicampur dengan bahan bahan kimiawi makin meluas penggunaannya. Orang berlomba memakai obat sinetis yang dianggap lebih berkhasiat, sehingga muncullah pabrik pabrik obat yang mengemas obatan sintetis dengan berbagai ukuran, rasa dan warna. Ironisnya, di tengah tengah kejayaan obat sintetis, muncullah berbagai reaksi akibat efek samping yang dialami oleh beberapa orang, diantaranya sakit kepala, kembung, mual, muntah, keringat dingin, serta berbagai gejala sakit lainnya
Untuk itu, sebagai orang yang bergerak dalam dunia herbal, kita menyerukan untuk kembali ke alam atau back to nature. Karena, secara ilmiahpun, kita jelas mengetahui khasiat obat obatan alam yang telah diuji oleh nenek moyang kita. Karenanya, membudayakan kembali tanaman obat obatan yang ada di sekeliling perlu kita galakkan kembali. Dari nilai ekonomis, harganya jelas lebih terjangkau dibandingkan obat obatan sintetis sedangkan dampak resikonya juga lebih aman.
sumber : agenjamu.com
sumber : agenjamu.com
Langganan:
Postingan (Atom)



